14 April 2014 - 15:21
Warga Indonesia di Iran, Antusias Ikut Pemilu 2014

Dari penghitungan suara di TPSLN Qom dan Tehran, PDI Perjuangan meraih 32 persen dengan 64 suara. PKB menyusul di urutan kedua dengan perolehan 13, 56 persen. Kemudian dibuntuti Hanura dengan suara 12,57 persen.

Menurut Kantor Berita ABNA, pemungutan suara untuk memilih calon legislatif DPR-RI 2014-2019 delegasi provinsi Jakarta untuk Dapil Iran dilaksanakan di dua kota, Tehran dan Qom pada hari Jum’at (4/4), namun penghitungan suara baru dilakukan pada Rabu (9/4), mengikuti waktu penghitungan serentak di seluruh kota di Indonesia.

Penghitungan suara yang dilakukan panitia pemilihan luar negeri (PPLN) di Tehran menempatkan PDI Perjuangan meraup suara terbanyak.

 

Ali Shahab ketua PPLN Qom menyebutkan, “Suara terbanyak diraih PDI Perjuangan dan disusul oleh PKB dan Hanura.”

 

Mahasiswa asal Jakarta yang juga menjabat sebagai Ketua Umum HPI-Iran tersebut merincikan, hasil penghitungan di TPS Tehran PDI Perjuangan meraup 26 suara, PPP 9 suara, PKS 7 suara, PKB 6 suara, Demokrat 5 suara, Gerindra 5 suara, Nasdem 3 suara, Golkar 3 suara, Hanura 1 suara dan tidak sah 6 suara. Sementara di TPS Qom hasil penghitungan suara sebagai berikut: PDI Perjuangan 38 suara, Hanura 24 suara, PKB 22 suara, PPP 8 suara, Demokrat 5 suara, Golkar 4 suara, PKS 4 suara, PAN 3 suara, Gerindra 2 suara, PBB dan PKPI masing-masing 1 suara dan suara tidak sah 16 suara.

  

Dari penghitungan suara di TPSLN Qom dan Tehran, PDI Perjuangan meraih 32 persen dengan 64 suara. PKB menyusul di urutan kedua dengan perolehan 13, 56 persen. Kemudian dibuntuti Hanura dengan suara 12,57 persen.

 

Sedangkan PPP meraih 8,5 persen, PKS mendapat suara 6,03 persen, dan dukungan suara terhadap Partai Demokrat sebesar 5,02 persen. Partai lainnya berada di bawah lima persen seperti Gerindra 4,02 persen, Golkar 3,5 persen, Nasdem 1,5 persen, PAN 1 persen, PBB dan PKPI hanya 0.5 persen.

 

Selain melakukan pemungutan suara dengan mendatangi langsung TPS di Qom dan Tehran, sebagian warga Indonesia yang tersebar di beberapa kota Iran lainnya mengeluarkan hak suaranya melalui pos. “Hasil perhitungan tersebut belum termasuk surat suara yang dikirim melalui pos, dan akan dihitung pada 15 April mendatang.” Jelas Ali Shahab.